Peranan

Dalam apa jua kondisi pun, peranan diri di mata Tuhan takkan pernah berubah.
Rindu ini, biarlah yang menguatkan; bukan yang melemahkan.”
Dan rindu ini, bukan lagi ekspresi emosi tetapi adalah suatu ekspresi tanggungjawab.
Dan kau bertanya, “Rindu adalah tanggungjawab?”
Ya, tanggungjawab.
Kerana suatu masa nanti dengan izin Tuhan yang menurunkan hujan ini, kita akan bertemu..
Hujan yang kini sedang menyirami pohon-pohon rindu di sanubari..
Hujan yang menyuburkan segala rasa dan harap..
Dan saatnya kita melunaskan rasa rindu kita itu, kita akan berkongsi beban peranan ini bersama-sama.. bukan sendiri..
Walau hakikatnya kita tak pernah sendiri.
Sementara waktu berlalu, penantian tak bererti sia-sia.
Kau, dan aku.. sedang berperanan.
Berperanan dalam tanggungjawab.

“Hujan, kau ingatkan aku tentang satu rindu.. di masa yang lalu, saat mimpi masih indah bersamamu..”

Semoga Allah terus mempermudahkan kalian, akhowatku!

Allahumma thabbitna ‘ala deenik.

Layankanlah mode jiwang hujan-hujan ni. heheh

Apa khabarkah kalian di sana?

20120209-155126.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s