al-mujib.

sifat allah ‘al-mujib’ bermaksud ‘yang maha mengabulkan’. kita mungkin dah terlupa pun doa-doa kita yang pernah kita mohonkan dulu-dulu tu, tapi subhanallah allah tak pernah dan tidak akan lupa.

 

 

allah memakbulkan doa-doa kita dengan cara yang terindah. ada juga doa-doa kita yang kita mohonkan bertahun-tahun yang lalu, tapi allah sedang makbulkannya hari ini. ya, setelah bertahun-tahun tempohnya. bukankah allah maha tahu waktu yang terbaik untuk kita memperoleh apa yang kita pintakan tu? bahkan terlalu banyak perkara yang kita tak pernah tadah tangan dan memintanya, tetapi tetap allah anugerahkan kepada kita.

 

 

kita tidak pernah meminta untuk menjadi islam, kan?

kita tidak pernah minta agar esok hari kita masih mampu melihat, kan?

kita tidak pernah meminta sebuah uterus yang normal, mata yang dapat melihat, hati yang berdegup secara normal, tangan yang berfungsi…

 

 

dan allah tetap berbaik hati menganugerahkan semua itu buat kita. bahkan kita seolah-olah merasakan bahawa allah pasti akan mengurniakan semua itu tanpa kita minta.

 

 

haritu seorang kakak sentuh tentang sifat al-mujib allah dalam sharingnya. sangat tersentuh. rupa-rupanya, allah bukan sahaja akan mengabulkan doa-doa kita, bahkan ‘al-mujib’nya allah saat allah mengilhamkan kepada hati dan menggerakkan bibir kita untuk berdoa. dan saat allah mengilhamkan itulah, sebenarnya allah seolah-olah telah menjamin akan dikabulkan doa-doa permohonan kita. subhanallah.

 

 

dengan syarat; berdoa dengan kehadiran hati yang khusyuk; beriman bahawa allah punya banyak cara untuk mengabulkannya… cara-cara yang Dia kehendaki, dan adakalanya bukan cara yang seperti apa-apa yang telah kita bayangkan. yang pasti, semua yang allah bagi, semuanya baik-baik belaka. allahu robbuna, pemurahnya tuhan kita…

 

 

umar al-khattab ada menyebut,

“yang penting bagiku bukanlah dikabulkan doa, tetapi keinginan untuk terus berdoa. justeru, setiap kali aku terdetik untuk berdoa, pasti aku berkeyakinan bahawa bersertanya pasti ada pengabulan doa”

 

 

nak katanya, daripada kata-kata umar ni, dia lagi bimbang kalau dia tak berdoa berbanding allah kabulkan ke tak doa-doa tu. lebih mementingkan sikap agar selalu berdoa berbanding natijah doa-doa. menginsafi betapa hak hamba adalah sekadar berdoa kepada allah, manakala ketentuan terkabulnya doa adalah hak allah semata-mata. mashaallah..

 

 

aku katakan kepada seseorang, “ramadhan bulan ajaib!”

“apa yang ajaib? ceritalah.. ceritalahh..!”

“bulan ni kan bulan barakah? doa-doa cepat makbul. cuba doa banyak-banyak.”

hehe.

 

ketika saya mendengar talk daripada ustaz nouman ali khan yang ini, saya jadi terharu sangat. how merciful allah is, how ungrateful are we….